Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Kisah Seorang Menteri Yang Selalu Mengucapkan Alhamdulillah

Indonesia Ku - Alkisah pada zaman dahulu hiduplah seorang menteri dari sebuah kerajaan, ia dikenal sebagai orang yang baik dan juga sholeh, akan tetapi sang raja benci kepada menterinya itu karena setiap kali menteri itu mendapatkan musibah ia selalu mengucapkan “Alhamdulillah”.

Sang Raja sendiri adalah seorang yang sangat suka sekali berburu. Pada suatu hari sang raja pun mengajak menterinya tersebut untuk pergi berburu di sebuah hutan yang sangat jauh dari jangkauan masyarakat. Karena sudah lama berburu di hutan dan tak kunjung mendapatkan hasil sang raja pun mengajak menterinya tersebut untuk kembali ke istana, akan tetapi raja mulai semakin benci kepada menterinya tersebut karena sang menteri mengucapkan “Alhamdulillah kita tidak mendapatkan hasil buruan”.

Ketika dalam perjalanan pulang kembali ke istana, tanpa diduga-duga sang Raja terkena musibah, tangannya terluka karena tergores oleh kayu berduri yang beracun, sang menteri yang melihat kejadian tersebut pun langsung berkata “Alhamdulillah, pasti luka Raja ada manfaatnya”. Sang Raja yang mendengar perkataan dari menterinya tersebut pun langsung marah tak terkendali , lantas sang raja pun berkata “Dasar menteri kurang ajar! Saat aku terkena musibah seperti ini kamu masih bisa menghinaku, lihat saja pulang dari berburu ini aku akan langsung memenjarakanmu wahai menteri!”

Sang menteri yang mendengar perkataan kasar dari rajanya itupun tidak menyesal atas perbuatannya, sekali lagi ia mengucapkan “Alhamdulillah”, lantas hal itu membuat sang raja semakin murka kepadanya. Setibanya di istana sang Raja langsung memerintahkan para prajuritnya untuk memenjarakan Menterinya, ketika telah dimasukkan kedalam penjara menteri tersebut kembali berkata “Alhamdulillah saya masuk penjara”.

Keesokan paginya sang raja pun kembali pergi untuk berburu, akan tetapi kali ini ia pergi sendirian tanpa ditemani sang menteri. Setibanya di hutan sang raja menjumpai suatu kelompok yang tengah melakukan sebuah persembahan untuk Syaitan, dan alangkah terkejutnya sang Raja, ia melihat banyak potongan tubuh manusia di sekitar sesembahan itu, sontak Raja pun berlari ketakutan, akan tetapi sangat disayangkan raja terpeleset dan kakinya terluka sehingga ia tidak bisa melarikan diri.

Kelompok suku yang melihat sang raja itupun langsung menangkap sang raja yang sudah tak berdaya, pemimpin suku tersebut berkata “Bawa dan ikat dia, kita akan jadikan dia sesembahan untuk tuhan kita!”. Sang raja diikat dengan sangat erat sehingga tidak dapat melarikan diri lagi, sang raja pun pasrah pada keadaan.

Tibalah hari ritual tersebut, sang pemimpin kelompok tersebut memerintahkan anak buahnya untuk memeriksa apakah ada luka di tubuh sang raja, karena menurut pemahaman mereka, tuhan mereka tidak mau tumbal yang ada lukanya. Dan keajaiban pun terjadi, oleh karena ada luka pada lengan sang raja yang ia dapat sewaktu berburu dengan menterinya itu ia di bebaskan, raja sangat senang lantas ia mengucapkan “Alhamdulillah”. Ketika mengucapkan kata tersebut sang raja jadi teringat kepada sang menteri, lalu ia pun berlari pulang ke istana.

Sesampainya di istana ia langsung memerintahkan prajuritnya untuk membebaskan sang menteri, lalu ia pun menceritakan kejadian yang dialaminya “Wahai menteriku, sungguh benarlah apa yang engkau katakan, bahwa luka ku ini ada manfaatnya, jikalau saja tidak ada luka ini pastilah aku sudah dijadikan tumbal oleh suku tersebut. Maafkan aku wahai menteri, karena aku telah memenjarakanmu.” Lantas sang Menteri pun menjawab “Tidak apa-apa wahai rajaku, jikalau saja saya tidak raja masukkan kedalam penjara pastilah saya yang sudah dijadikan tumbal oleh suku tersebut, karena saya tidak memiliki luka.”


Sang raja pun menyadari apa yang telah dilakukan oleh menterinya selama ini, apapun yang terjadi menterinya selalu mengucapkan Alhamdulillah, karena sang menteri percaya di balik itu semua pasti ada manfaatnya. Mulai saat itu sang Raja pun selalu mengucapkan Alhamdulillah.


Leave A Reply
  1. Bagus ceritanya gan, Rasa syukur memang sangat penting. Semoga ane bisa selalu mengucap alhamdulillah, dari bangun sampe tidur lagi.

    BalasHapus
  2. Subhanallah, :D ceritanya sangat menginspirasi.

    BalasHapus

Muhammad Rizki Riswandi

[name=Muhammad Rizki Riswandi] [img=https://lh4.googleusercontent.com/-G7Q7GEaN3Ww/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAACj8/ut8fOyusy-A/s512-c/photo.jpg] [description=Saya adalah Seorang Anak Pramuka yang ingin berbagi ilmu serta informasi tentang dunia kepramukaan dan juga ilmu pengetahuan, semoga tulisan tulisan saya dapat bermanfaat untuk kawan kawan semua] (facebook=https://facebook.com/kakakiky.id) (twitter=https://twitter.com/kakakiky_id) (instagram=https://instagram.com/kakakiky.id)