Batik Printing vs Batik Tulis: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
KakaKiky - Pernahkah kamu merasa bingung saat ingin membeli baju batik namun melihat perbedaan harga yang sangat jauh antara satu toko dengan toko lainnya? Mungkin kamu pernah melihat kain batik dengan motif yang sangat rapi namun harganya terjangkau, sementara di sisi lain ada kain yang motifnya sedikit tidak beraturan tapi harganya selangit. Nah, kemungkinan besar perbedaan itu terletak pada proses pembuatannya, yaitu antara batik tulis dan batik print. Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar kamu tidak salah beli dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta budget yang kamu miliki.
{getToc} $title={Daftar Isi}
Mengenal Fenomena Batik Printing vs Batik Tulis
Batik merupakan warisan budaya dunia asli Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi tekstil, metode pembuatan batik pun mengalami evolusi. Dulu, kita hanya mengenal batik yang dibuat secara manual dengan tangan, namun sekarang teknologi industri memungkinkan motif batik diproduksi secara massal menggunakan mesin cetak atau yang sering kita sebut dengan istilah batik printing.
Penting untuk kamu pahami bahwa secara teknis, banyak ahli yang menyebut batik printing sebenarnya adalah tekstil bermotif batik, karena prosesnya tidak menggunakan perintang warna berupa malam (lilin). Meski begitu, dipasaran penyebutan batik print sudah sangat umum digunakan untuk kategori seragam sekolah, seragam kantor, hingga pakaian fashion sehari-hari karena kepraktisannya.
5 Perbedaan Mencolok Batik Printing dan Batik Tulis
Perbedaan batik print dan batik tulis
Agar kamu semakin paham dan bisa membedakan keduanya saat berbelanja, berikut adalah lima poin perbedaan utama yang sangat mencolok:
1. Kerapian dan Detail Motif
Perbedaan yang paling mudah dilihat ada pada motifnya. Batik tulis dibuat manual menggunakan canting, sehingga motifnya cenderung tidak identik satu sama lain. Ada sedikit variasi ukuran atau goresan yang menunjukkan sentuhan tangan manusia. Sebaliknya, batik hasil cetakan mesin memiliki motif yang sangat simetris, rapi, dan konsisten di setiap bagian kain. Jika kamu melihat motif yang terlalu sempurna tanpa ada cacat sedikitpun, besar kemungkinan itu adalah hasil printing.
2. Warna pada Sisi Belakang Kain
Ini adalah trik rahasia para kolektor batik! Coba kamu balik kainnya. Pada batik tulis, proses pembatikannya dilakukan di kedua sisi (bolak-balik), sehingga warna di bagian depan dan belakang kain hampir sama kuatnya. Sedangkan pada batik cetak mesin, biasanya warnanya hanya kuat di satu sisi saja. Bagian belakang kain cenderung berwarna putih atau jauh lebih pudar karena tinta mesin tidak menembus serat kain sedalam proses pencelupan batik tulis.
3. Aroma Kain
Batik tulis yang asli menggunakan malam atau lilin panas sebagai perintang warna. Hal ini meninggalkan aroma khas yang manis seperti cokelat atau madu bahkan setelah dicuci berkali-kali. Sementara itu, kain hasil printing tidak menggunakan malam, melainkan tinta kimia industri. Aromanya cenderung lebih tajam seperti bau bahan kimia tekstil atau bau cat pada umumnya.
4. Harga yang Ditawarkan
Dari sisi harga, perbandingannya bisa sangat jauh. Batik tulis memerlukan waktu pengerjaan berbulan-bulan, sehingga harganya bisa mencapai jutaan rupiah per lembar. Sementara itu, batik hasil industri printing bisa diproduksi ribuan meter dalam sehari, sehingga harganya sangat terjangkau. Inilah alasan mengapa batik model cetak sering digunakan untuk keperluan seragam massal.
5. Ketersediaan Produk
Batik tulis adalah barang eksklusif. Satu pola mungkin hanya dibuat satu atau dua lembar saja (limited edition). Di sisi lain, batik printing tersedia dalam jumlah besar. Kamu bisa dengan mudah menemukan motif yang sama dalam ukuran S hingga XXL di berbagai toko baju, karena ketersediaan stoknya yang melimpah mengikuti permintaan pasar.
Kenapa Memilih Batik Printing untuk Kebutuhan Modern?
Meskipun batik tulis memiliki nilai seni yang sangat tinggi, bukan berarti batik dengan metode printing tidak layak dipilih. Untuk kebutuhan gaya hidup modern yang serba cepat, batik jenis cetak ini menawarkan solusi praktis. Kamu bisa memiliki pakaian dengan motif etnik yang indah tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Keunggulan lainnya adalah ketahanan warna yang konsisten dan pilihan bahan kain yang lebih beragam, mulai dari katun hingga sutra sintetis. Bagi kamu yang ingin membuat seragam komunitas, kantor, atau brand fashion sendiri dengan desain kustom, metode printing adalah pilihan yang paling efisien dan efektif.
Rekomendasi Tempat Membuat Batik Custom Berkualitas
Jika saat ini kamu sedang merencanakan untuk memproduksi pakaian bermotif batik untuk kebutuhan bisnis atau seragam, kamu butuh partner produksi yang profesional. Tidak semua tempat cetak kain mampu menghasilkan detail motif yang tajam dan warna yang aman di kulit. Salah satu rekomendasi terbaik yang bisa kamu pilih adalah Inoui Print.
Mereka menggunakan teknologi digital printing tekstil terkini yang memastikan hasil cetakan kain kamu memiliki kualitas premium. Selain itu, mereka sangat memperhatikan aspek ramah lingkungan dengan menggunakan tinta yang tersertifikasi Oeko-Tex, sehingga aman digunakan bahkan untuk kulit sensitif sekalipun. Proses pengerjaannya pun tergolong cepat dengan minimum order yang fleksibel, sangat cocok buat kamu yang baru memulai bisnis fashion lokal.
Kesimpulan
Memilih antara batik tulis dan batik printing sebenarnya kembali lagi pada tujuan penggunaan kamu. Batik tulis sangat cocok untuk acara formal atau sebagai koleksi seni yang bernilai tinggi. Namun, jika kamu mencari efisiensi, harga terjangkau, dan kemudahan dalam membuat desain custom untuk seragam atau jualan, maka teknologi printing adalah jawabannya.
Semoga panduan perbedaan di atas bisa membantu kamu menjadi pembeli yang lebih cerdas dan teliti dalam memilih kain batik kebanggaan kita semua!
Nah sobat, sekarang kamu sudah tahu kan apa saja perbedaan mencolok antara batik tulis dan versi printing. Jangan sampai salah sebut lagi ya saat belanja nanti! Kalau kamu merasa informasi ini bermanfaat, jangan lupa untuk share postingan ini ke media sosial atau teman-teman pencinta batik lainnya. Cukup sekian, Wassalamu’alaikum and Be Prepared!