International Centre for Thoracic Surgery, Rumah Sakit Operasi Paru-Paru di Singapura
Rumah sakit operasi paru-paru di Singapura
KakaKiky - Penyakit paru-paru merupakan masalah kesehatan yang dapat mengganggu kualitas hidup para penderitanya. Terlebih bagi penderita jenis penyakit paru-paru berat, seperti tumor atau kanker paru-paru. Di Singapura, terdapat berbagai pilihan rumah sakit, pusat kesehatan, atau klinik dokter spesialis yang menyediakan layanan operasi paru-paru. Salah satu tempat yang bisa Anda tuju sebagai rujukan adalah International Centre for Thoracic Surgery (ICTS), sebuah klinik kesehatan paru-paru dan toraks (dada). Pelajari selengkapnya tentang salah satu rumah sakit operasi paru-paru terkemuka di Singapura tersebut melalui ulasan di bawah ini.
{getToc} $title={Daftar Isi}
Jenis Penyakit Paru-Paru yang Membutuhkan Operasi
Sebagai salah satu organ penting dalam sistem pernapasan, paru-paru memiliki tugas utama sebagai tempat pertukaran oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2). Di samping fungsinya yang vital, paru-paru juga rentan terkena gangguan ringan, seperti sesak nafas, asma, atau pun tuberkulosis (TBC), hingga berat, seperti tumor atau kanker paru-paru. Terkhusus untuk kanker paru-paru, penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi pada penduduk di Singapura hingga menyebabkan kematian. Selama periode 2017 hingga 2021, setidaknya, otoritas kesehatan Singapura mencatat angka penderita kanker paru-paru yang telah mencapai 9.000 orang. Lebih rinci, berikut adalah jenis penyakit paru-paru yang membutuhkan bedah/operasi sebagai salah satu prosedur penanganannya:
1. Penumotoraks
Pneumotoraks (pneumothorax) adalah kondisi penumpukan udara di dalam rongga pleura (rongga di antara dada dan paru-paru) sehingga menyebabkan kantong paru-paru mengempis/menyusut.
2. Efusi Pleura
Merupakan kondisi penumpukan cairan di dalam rongga pleura. Dalam kondisi normal, cairan ini sebenarnya berfungsi sebagai pelumas saat kantong paru-paru melakukan gerakan mengembang dan mengempis (bernapas). Namun, jika jumlah cairan sudah berlebihan (> 30 ml), ia justru akan membebani kinerja kantong paru-paru karena membatasi ruang geraknya.
3. Nodul Paru-Paru
Pertumbuhan jaringan abnormal sekitar 0,5 hingga 2 cm dan nodul dengan ukuran sedikit lebih besar disebut tumor paru-paru. Dokter biasanya butuh waktu lama untuk memastikan lokasi nodul melalui tes pemindaian. Dokter akan melihat apakah terjadi peningkatan jumlah atau ukuran nodul dan menentukan apakah nodul berpotensi berkembang menjadi sel kanker atau tidak.
4. Mesothelioma
Merupakan jenis kanker langka yang muncul di lapisan mesotelium, yaitu lapisan tipis pada jaringan epitel yang melapisi rongga paru-paru. Kanker jenis ini banyak disebabkan oleh paparan serat asbes ke dalam saluran pernapasan dalam jangka waktu tertentu. Proses deteksi kanker ini juga terbilang menantang karena tidak menunjukkan gejala apa pun sebelum mencapai stadium lanjut.
5. Kanker Paru-Paru
Sel kanker pada paru-paru dapat muncul saat sel tersebut kehilangan kendali atas siklus normalnya dan mulai berkembang biak dengan sangat cepat. Dalam situasi ini, sel-sel tersebut dapat memicu pertumbuhan kanker paru-paru yang muncul di dalam jaringan paru-paru, lalu menyebar ke organ tubuh lainya. Anda perlu melakukan skrining paru-paru sedini mungkin agar dokter dapat mengidentifikasi kanker dan merencanakan pengobatan.
Jenis-jenis penyakit di atas memerlukan pemeriksaan intensif dan rencana pengobatan, termasuk operasi, dari dokter spesialis paru-paru berpengalaman. Karena itu, memilih rumah sakit operasi paru-paru berkualitas di Singapura merupakan salah satu kunci menuju kesehatan pernapasan Anda.
Mengapa Memilih Operasi Paru-Paru di Singapura?
Keunggulan operasi paru-paru di Singapura
Keunggulan Singapura dalam bidang kesehatan sudah terjadi sejak lama. Hal ini tidak lepas dari komitmen mereka terhadap perkembangan dunia medis di sana. Salah satunya adalah perkembangan penanganan penyakit paru-paru. Menanggapi hal ini, para dokter di Singapura secara kontinu melakukan perbaikan dalam prosedur medis, termasuk bedah, yang fokus pada peningkatan kualitas hidup para pasien. Banyak dari mereka juga melanjutkan studi ke luar negeri guna memperlengkapi diri, terlebih di bidang inovasi teknologi medis.
Salah satu hasil dari peningkatan mutu tersebut adalah pelibatan teknologi robotika (robot) dalam prosedur operasi. Pada 2010, The National Heart Centre Singapore (NHCS), berhasil melakukan lobektomi, sebuah prosedur operasi untuk mengangkat sebagian lobus paru-paru, dengan bantuan robot. Operasi yang dilakukan pada bulan Agustus ini menjadi operasi paru-paru berbantuan robot pertama yang sukses dilakukan di kawasan Asia Tenggara. Sejak saat itu, pelibatan asisten robot dalam operasi menjadi semakin masif dilakukan oleh dokter spesialis paru-paru dari berbagai rumah sakit di Singapura.
Metode bedah robotik sering disarankan karena menawarkan presisi, fleksibilitas, dan kontrol yang lebih baik saat dokter melakukan operasi paru-paru serta memungkinkan pandangan yang lebih jelas terhadap area paru yang sulit dijangkau guna meningkatkan hasil operasi pasien. Secara umum, bedah robotik akan melibatkan lengan berkamera serta lengan mekanis yang dilengkapi dengan berbagai instrumen bedah. Dokter dapat mengendalikan lengan-lengan ini menggunakan konsol komputer. Kamera akan mengirimkan visualisasi berdefinisi tinggi dari titik operasi ke layar monitor. Hal ini memberikan dokter ketelitian ekstra saat mengoperasi area yang sulit dijangkau. Agar dapat memakai teknologi ini, dokter bedah dan tim harus terlebih dahulu menjalani pelatihan yang ketat. Bedah robotik di Singapura pada umumnya dikaitkan dengan operasi minimal invasif dan telah dipakai untuk berbagai situasi yang saat ini ditangani menggunakan bedah dengan sayatan kecil (laparoskopi).
Sebagai salah satu klinik yang berfokus pada kesehatan paru-paru dan toraks (dada), International Centre for Thoracic Surgery (ICTS), menjadi salah satu yang terdepan dalam penerapan metode operasi robotik untuk mengatasi berbagai penyakit paru-paru yang berat. Klinik ini berada di bawah kepemimpinan Direktur Medis dan Konsultan Senior Bedah Toraks, yaitu Dr. Aneez D.B. Ahmed. Beliau merupakan figur dengan pengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidang bedah toraks, bedah toraks robotik, dan onkologi toraks. Minat Dr. Aneez pada bedah robotik menuntunnya menjadi orang Asia Tenggara pertama yang meraih Level III Sertifikat Pelatihan Spesialis dalam bidang Bedah Toraks Robotik dari European College of Cardiothoracic Surgery (EACTS). Reputasi serta pengalaman Dr. Aneez tentu menjadi salah satu faktor mengapa beliau adalah orang yang tepat untuk menangani masalah paru-paru berat dan yang membutuhkan operasi. Jadi, jangan ragu menghubungi beliau melalui nomor telepon (+65 6591 8801) atau WhatsApp (+65 8875 0389) guna memeriksakan kondisi paru-paru Anda.
Kesimpulan
Mengatasi penyakit paru-paru yang parah seringkali membutuhkan kombinasi dari berbagai aspek, baik dari kondisi pasien, tenaga kesehatan yang menangani, serta kualitas rumah sakit atau tempat perawatannya. Pada penyakit yang serius, dan ketika prosedur medis konservatif tidak lagi memadai, operasi paru-paru menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan. Jika Anda mengalami kondisi ini, segeralah menghubungi rumah sakit operasi paru-paru di Singapura untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan secara menyeluruh.