Mengenal Tapas: Camilan Khas Spanyol dan Filosofi di Baliknya
Camilan Khas Spanyol dan Filosofi di Baliknya
KakaKiky - Kalau kamu pernah nongkrong di kafe Spanyol atau lihat menu resto Eropa yang isinya piring-piring kecil berjejer di meja, itulah yang namanya tapas. Banyak orang salah kira tapas itu satu jenis makanan tertentu, padahal sebenarnya ini adalah konsep dan budaya makan yang jauh lebih dalam dari sekadar camilan kecil. Yuk saya jelaskan apa itu tapas sebenarnya, dari mana asalnya, dan kenapa gaya makan ini sekarang mulai digemari juga oleh orang Indonesia.
{getToc} $title={Daftar Isi}
Apa Itu Tapas Sebenarnya?
Tapas adalah istilah untuk hidangan pembuka atau camilan berporsi kecil khas Spanyol yang biasa disajikan bersama minuman, baik itu wine, sherry, maupun bir. Bukan cuma satu jenis makanan, tapas mencakup ratusan variasi hidangan mulai dari olahan daging, seafood, keju, sampai sayuran yang disajikan dalam piring-piring mungil.
Yang membuat tapas unik bukan cuma rasanya, tapi cara menikmatinya. Tapas identik dengan kebersamaan, di mana satu meja bisa memesan lima sampai sepuluh piring kecil untuk dinikmati ramai-ramai, mirip seperti budaya makan prasmanan kecil-kecilan tapi lebih santai dan sosial.
Asal-Usul Budaya Tapas di Spanyol
Kata "tapas" berasal dari kata Spanyol "tapar" yang berarti "menutup". Konon, dulu para pemilik bar di Spanyol Selatan meletakkan sepotong roti atau irisan ham di atas gelas minuman pelanggan untuk mencegah lalat atau debu masuk ke dalam gelas.
Lama kelamaan, "penutup gelas" ini berkembang menjadi hidangan kecil yang disengaja disajikan bersama minuman, karena pelanggan yang makan sambil minum cenderung betah lebih lama dan memesan lebih banyak. Ada juga versi cerita lain yang menyebutkan Raja Alfonso X dari Kastilia yang memerintahkan agar setiap minuman beralkohol disajikan bersama makanan kecil untuk mengurangi efek mabuk pada rakyatnya.
Terlepas dari mana cerita yang paling akurat, satu hal yang pasti: budaya tapas lahir dari kebiasaan sosial masyarakat Spanyol yang senang berkumpul, mengobrol, dan menikmati makanan bersama teman atau keluarga sambil santai di bar maupun kafe.
Jenis-Jenis Tapas yang Populer dan Wajib Kamu Kenal
Tapas punya ratusan variasi, tapi beberapa jenis berikut ini adalah yang paling sering muncul di menu resto Spanyol, termasuk yang mulai bisa kamu temui di Indonesia.
- Patatas Bravas — potongan kentang goreng yang disiram saus tomat pedas dan aioli, jadi salah satu tapas paling populer di seluruh dunia.
- Jamón Ibérico — irisan tipis ham khas Spanyol yang diasinkan dan dikeringkan berbulan-bulan, rasanya gurih dan sedikit manis.
- Gambas al Ajillo — udang yang ditumis dengan banyak bawang putih dan minyak zaitun, aromanya menggoda banget.
- Tortilla Española — omelet tebal berisi kentang dan bawang bombay, sering disebut telur dadar ala Spanyol.
- Croquetas — bola-bola gorengan berisi bechamel dan daging ayam atau ham, teksturnya renyah di luar lembut di dalam.
- Pan con Tomate — roti panggang yang digosok tomat segar dan diberi sedikit minyak zaitun serta garam.
- Pulpo a la Gallega — gurita rebus yang diberi paprika bubuk dan minyak zaitun, khas daerah Galicia.
- Boquerones en Vinagre — ikan teri yang direndam cuka, rasanya asam segar dan cocok jadi penyeimbang menu berat lainnya.
- Albondigas — bakso daging sapi atau babi dengan saus tomat, mirip seperti bakso saus yang familiar buat lidah Indonesia.
- Queso Manchego — keju khas dari daerah La Mancha yang biasa disajikan dengan madu atau selai buah.
Bagaimana Cara Menikmati Tapas yang Benar?
Menikmati tapas bukan soal kenyang, tapi soal menikmati proses dan momen kebersamaan. Di Spanyol, kebiasaan ini disebut "tapeo" atau "ir de tapas", yaitu berpindah dari satu bar ke bar lain sambil mencicipi satu-dua tapas di setiap tempat.
Aturan Tidak Tertulis Saat Makan Tapas
- Pesan beberapa jenis tapas sekaligus untuk dibagi bersama, jangan cuma pesan satu porsi besar untuk sendiri.
- Nikmati sambil mengobrol santai, karena tapas memang dirancang untuk dinikmati perlahan, bukan buru-buru.
- Biasanya tapas dipesan bertahap, bukan sekaligus di awal, supaya kamu bisa menyesuaikan dengan rasa lapar dan suasana.
- Padukan dengan minuman seperti sangria, sherry, atau bir dingin sesuai tradisi aslinya di Spanyol.
- Jangan ragu mencoba tapas yang belum pernah kamu dengar namanya, karena justru di situlah keseruan eksplorasi rasa dimulai.
Perbedaan Tapas dengan Konsep Makan Berbagi Lainnya
Banyak yang menyamakan tapas dengan konsep sharing food seperti dim sum atau mezze khas Timur Tengah. Memang mirip dari segi porsi kecil dan cara berbagi, tapi tapas punya karakter rasa yang khas Mediterania seperti dominasi minyak zaitun, bawang putih, dan paprika, berbeda dengan dim sum yang lebih ke arah kukusan dan mezze yang lebih banyak menggunakan yogurt dan rempah Timur Tengah.
Referensi: bocarica-lounge.com
Perbandingan Tapas dengan Gaya Makan Sejenis
Supaya kamu lebih paham posisi tapas dibanding gaya makan berbagi lainnya yang mungkin lebih familiar, coba lihat perbandingan berikut ini.
| Gaya Makan | Asal Negara | Ciri Khas Rasa |
| Tapas | Spanyol | Gurih, minyak zaitun, bawang putih |
| Dim Sum | Tiongkok | Kukusan, gurih ringan, kecap asin |
| Mezze | Timur Tengah | Yogurt, rempah, kacang-kacangan |
| Small Plates ala Barat | Amerika/Eropa | Fusion, tergantung resto masing-masing |
Di Mana Kamu Bisa Menikmati Tapas di Indonesia?
Sekarang tapas bukan lagi hal langka di Indonesia. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali sudah punya resto khusus tapas bar yang menyajikan menu otentik maupun versi fusion.
Di Jakarta misalnya, beberapa resto tapas bar biasanya berlokasi di kawasan SCBD dan Kemang, area yang memang jadi pusat kuliner internasional. Di Bali, konsep tapas juga banyak diadopsi oleh beach club dan resto di kawasan Seminyak atau Canggu karena cocok dengan suasana santai sambil menikmati sunset.
Kalau kamu tidak sempat ke resto khusus, sekarang beberapa kafe kopi juga mulai memasukkan menu tapas kecil sebagai teman ngopi, misalnya croquetas keju atau patatas bravas mini yang disajikan bersama americano atau cappuccino. Kombinasi kopi dan tapas ini menciptakan suasana santai ala Eropa yang cocok untuk nongkrong santai maupun meeting kasual.
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah paham kan apa itu tapas sebenarnya? Bukan sekadar camilan kecil, tapas adalah representasi budaya sosial Spanyol yang mengutamakan kebersamaan, kesantaian, dan eksplorasi rasa lewat porsi-porsi kecil yang beragam.
Kalau kamu penasaran, coba deh cari resto tapas terdekat atau kafe kopi yang menyediakan menu tapas mini. Rasakan sendiri sensasi makan sambil ngobrol santai ala orang Spanyol, dijamin bikin momen kumpul kamu jadi lebih hangat dan berkesan.
Nah sobat, itu dia penjelasan lengkap tentang apa itu tapas dan kenapa budaya makan ini begitu unik dan menyenangkan. Simpan halaman ini biar kamu bisa buka lagi kalau mau referensi menu tapas, dan jangan lupa share ke teman kamu yang juga suka eksplor kuliner dunia!