Pengertian MLM, MLR, Money Game, Dan Macam Money Game

pengertian mlm mlr dan money game
Pengertian MLM, MLR, Dan Money Game

KakaKiky - Hingga saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa MLM, MLR, dan Money Game itu adalah suatu hal yang sama. Terjadi campur aduk pemahaman di sini sehingga setiap bisnis yang berbentuk jaringan pun dianggap sebagai MLM dan dipandang negatif.

Padahal pada kenyataannya hampir semua yang disebut sebagai MLM dan dianggap negatif itu sebenarnya adalah money game, dan sisanya adalah MLR (Multi Level Recruiting). MLM sendiri justru jarang dikenal oleh orang-orang sehingga mereka tidak mendapatkan informasi yang lengkap tentang MLM, yang diketahui hanyalah money game yang merugikan dan dianggap sebagai MLM.

Pengertian MLM (Multi Level Marketing)

Pengertian dari MLM itu adalah sebauah kegiatan perdangangan biasa, salah satu strategi juga pengembangan BISNIS PROSUMER (Profitable Consumer). Jadi kalau diperdagangan konvensional, grosir atau distributor itu membeli produk ke pabrik, kemudian menjualnya ke grosir yang lebih kecil, kemudian ke pengecer dan sebagainya. Di setiap tingkatan ada keuntungan tersendiri yang bisa didapatkan oleh si distributor/grosir dan pengecer.

Nah, di MLM semua konsumen itu langsung membeli produk dari pabrik. Kemudian di akhir bulan mereka menghitung pembelian di setiap level grup. Dari jumlah pembelian mereka ada yang dianggap konsumen, pengecer, distributor kecil, distributor besar dan sebagainya. Masing-masing mendapatkan bonus yang sesuai dengan besaran omset di grupnya. Umumnya itu sekitar 3%-21% tergantung dari perjanjian di depan (omsetnya).

Kita sebagai konsumen tidak bisa membeli sesuatu langsung dari pabriknya, namun harus di retail. Dari Retail ke Pabrik, ada uang sebanyak 60% uang yang diambil oleh Grosir dan Retail. Pabrik sendiri hanya menikmati 40% dari uang yang dibayarkan oleh konsumen. Yang dikatakan dengan Prosumer adalah yang dari produsen langsung ke konsumen. Bisnis prosumer mampu mencetak 20% milyader di Amerika.

Ada tiga strategi/pengembangannya:

1. Direct Selling

  • Dengan Direct Selling kita membeli ke pabrik kemudian menjualnya ke konsumen.

2. MLM

  • Kita mengajak beberapa orang untuk membeli ke pabrik dan menjualnya ke konsumen.
  • Produk tidak banyak jadi butuh tutup point dan stockcase.

3. Networking

  • Kita mengajak banyak orang, yang masing-masing memakai produknya. Biasa produk yang disediakan banyak, karena orang membeli hanya untuk memakai.
  • Lebih sulit membangunnya tetapi lebih stabil hasilnya.

Pengertian MLR (Multi Level Recruiting)

MLR (Multi Level Recruiting) adalah sebuah perusahaan investasi, tabungan, asuransi dan sebagainya yang membentuk jaringan nasabah untuk memasarkan produk jasanya. Anggota jaringan dibayar beradasarkan jumlah orang yang direkrut. Pembayaran tidak dilakukan perusahaan, tetapi menggunakan sebagian uang yang disetorkan oleh calon anggota. Uang dari calon anggota dibagi ke anggota sebelumnya sesuai posisi di grup.

Pengertian Money Game

Money game adalah suatu kegiatan untuk menghimpun dana masyarakat dengan praktik untuk memberikan komisi serta bonus dari pendaftaran atau perekrutan anggota baru yang bergabung. Money game sendiri bisa berbentuk jaringan dan bisa juga sistem agen. Kita menyerahkan sejumlah uang, selanjutnya dijanjikan akan mendapat uang atau barang atau jasa yang jumlahnya jauh lebih besar dibanding yang disetorkan.

Macam Modus Money Game diantaranya adalah:

  • Investasi
  • Umrah
  • Hadiah mobil
  • Sepeda motor
  • Dan sebagainya

Sebenarnya uang / barang / jasa yang kita terima itu berasal dari orang yang mendaftar setelah kita. Tidak ada investasi atau penjualan sesuatu, hanya uang yang diputar-putar. Posisi peserta itu tertipu atau menipu. Tertipu ketika dia menyetor uang dan menipu saat dia menerima uang. Skema money game ini pertama kali dibuat oleh Charlez Ponzi, seorang penipu pada tahun 1920-an.

Contoh Kasus Money Game:

1. Surat berantai atau sekarang Whatsapp (WA) berantai.

2. Investasi uang seperti POMAS, PANDAWA, dsb.

3. Investigasi agrobisnis seperti QSAR(1997-2003), itik, kayu, dsb.

4. Umrah murah, seperti First Travel, Abu Tour, dan masih banyak yang aktif di luar sana. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  • Harga dibawah biaya umrah, terkadang di beri label sedekah
  • Tidak langsung berangkat setelah membayar.
  • Uang kita digunakan dulu untuk membiayai calon jamaah sebelumnya, kita diberangkatkan setelah mendapatkan pembayaran calon jamaah selanjutnya
  • Masih sangat banyak Umrah Money Game yang beroperasi. Cara mengatasinya yaitu biro perjalanan umrah dilarang menerima pendaftaran baru sampai calon jamaahnya berangkat semua, jika hal iu dilakukan maka umrah money game akan di tutup.

5. Skema Piramida

Biaya pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal. Selanjutnya harga jual produknya juga sangat tinggi, biasa nya produk-produk yang merupakan hasil penemuan baru, pengobatan eksotik, dan sebagainya. Sistem yang digunakan menyerupai Multi Level Marketig, yaitu 2, 3, 4 kaki. Setiap satu anggota diperbolehkan membelu lebih dari 1 keanggotaan (kavling). Imbalan yang diberikan berdasarkan tersusunnya satu jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu. Program pemasaran yang sulit dimengerti.

Money gamer terbesar di dunia adalah Bernard Madoff, lahir pada 29 April 1938 dan meninggal pada tahun 2017. Dia menjalankan skema Ponzi mulai 1960-2008 dan hanya memiliki 4500 nasabah. Dia telah merugikan nasabah sebesar 65 miliyar dollar(942 Triliyun) dan terbongkar karena laporan anaknya sendiri.Tahun 2009 dia dihukum selama 150 tahun, meninggal di penjara tahun 2007.

Fatwa MUI Terhadap Money Game

Menurut fatwa DSN MUI No.75/DSN MUI/VII/2009, MLR dimasukkan kedalam golongan money game dan diharamkan.

Sumber:

Resume Mata Kuliah Kewirausahaan - Money Game: Bisnis yang harus dihindari!

Oleh Dr. Sigit Setyawadi.