Teks Prosedur: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, Struktur & Contohnya

materi terlengkap tentang prosedur teks dan contohnya

KakaKiky - Ketika kamu membeli sebuah produk misalkan seperti sabun mandi, kamu akan menemukan teks yang berisi tentang tata cara pemakaian sabun mandi tersebut agar manfaatnya bisa lebih kamu rasakan dan mendapatkan hasil yang maksimal. Tata cara, instruksi, atau petunjuk itulah yang kita sebut sebagai prosedur teks.

Dalam postingan kali ini, kita akan membahas secara mendalam tentang teks prosedur, mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri, jenis-jenis, struktur, hingga contohnya. Jadi, mari kita simak bersama-sama materi tentang teks prosedur terlengkap di bawah ini!

Pengertian Teks Prosedur

Teks prosedur adalah sebuah teks yang berisi urutan langkah-langkah atau tahapan dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitas. Teks ini biasanya digunakan untuk memberikan petunjuk atau instruksi kepada pembaca mengenai cara melakukan suatu tindakan dengan benar dan efektif.

Tujuan Teks Prosedur

Tujuan utama dari teks prosedur adalah untuk memberikan instruksi yang jelas dan mudah dipahami kepada pembaca agar mereka dapat melakukan suatu tindakan atau aktivitas dengan benar dan efektif.

Struktur Teks Prosedur

Struktur teks prosedur terdiri dari empat bagian utama, yaitu tujuan, material, langkah-langkah, dan penegasan ulang/kesimpulan. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai masing-masing bagian tersebut:

1. Tujuan

Bagian ini menjelaskan tujuan atau hasil yang ingin dicapai dari prosedur yang akan dijelaskan. Tujuan harus jelas dan spesifik, sehingga pembaca dapat memahami mengapa prosedur tersebut perlu dilakukan dan apa yang harus dicapai setelah selesai.

2. Material

Bagian ini menjelaskan bahan atau alat yang diperlukan untuk menjalankan prosedur. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pembaca memiliki semua bahan atau alat yang diperlukan sebelum memulai prosedur. Jika ada persyaratan khusus, seperti suhu atau kelembaban tertentu, harus dicantumkan di bagian ini.

3. Langkah-langkah

Bagian ini menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang harus diikuti untuk menyelesaikan prosedur. Setiap langkah harus dijelaskan dengan jelas dan urut, sehingga pembaca dapat mengikuti dengan mudah. Jika ada opsi atau alternatif, ini juga harus dijelaskan di sini.

4. Penegasan Ulang/Kesimpulan

Bagian ini memberikan ringkasan singkat dari prosedur yang telah dijelaskan dan menegaskan hasil yang diharapkan. Ini juga dapat memberikan saran atau tips tambahan yang berguna bagi pembaca. Penegasan ulang ini penting untuk memastikan bahwa pembaca memahami tujuan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan prosedur.

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang terdapat dalam suatu teks prosedur:

  1. Menggunakan kalimat perintah.
  2. Menyajikan panduan atau instruksi tentang cara melakukan tindakan atau kegiatan tertentu.
  3. Menggunakan kata kerja aktif untuk menunjukkan tindakan yang harus dilakukan.
  4. Menggunakan konjungsi (kata hubung) untuk menghubungkan langkah-langkah yang berbeda dalam tindakan atau kegiatan tersebut.
  5. Menetapkan aturan atau pedoman tentang bahan atau kegiatan yang digunakan.
  6. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan rincian waktu, tempat, dan cara dalam melakukan tindakan atau kegiatan tersebut.
  7. Isi teks prosedur menyajikan langkah-langkah atau kegiatan yang dilakukan secara terurut dan sistematis.

Jenis-Jenis Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau instruksi tentang cara melakukan suatu tindakan atau proses. Terdapat tiga jenis teks prosedur yang umum, yaitu teks prosedur sederhana, teks prosedur kompleks, dan teks prosedur protokol.

1. Teks prosedur sederhana

Teks prosedur sederhana berisi langkah-langkah atau instruksi yang relatif singkat dan mudah dipahami, biasanya hanya dua atau tiga langkah saja. Contoh teks prosedur sederhana antara lain resep masakan, cara memasang baterai pada perangkat elektronik, atau cara mengganti oli pada kendaraan.

2. Teks prosedur kompleks

Teks prosedur kompleks berisi langkah-langkah atau instruksi yang lebih rumit dan memerlukan pemahaman yang lebih mendalam. Contoh teks prosedur kompleks antara lain panduan penggunaan perangkat lunak atau instruksi pemasangan perangkat keras pada komputer.

3. Teks prosedur protokol

Teks prosedur protokol berisi langkah-langkah atau instruksi yang lebih formal dan sistematis, dan umumnya digunakan dalam konteks medis, ilmiah, atau teknis. Contoh teks prosedur protokol antara lain protokol pengujian obat dalam uji klinis atau prosedur pembersihan ruangan operasi di rumah sakit. Teks prosedur protokol biasanya diikuti dengan dokumentasi atau catatan yang rinci dan memerlukan persetujuan dari beberapa pihak sebelum dilakukan.

Cara Membuat Teks Prosedur

Dalam membuat teks prosedur ada beberapa langkah yang harus kamu ketahui dan cermati, yaitu:

1. Membuat Judul

Judul yang tepat harus mencerminkan isi dan tujuan dari prosedur tersebut. Sebaiknya judul disusun dengan jelas dan singkat agar mudah dimengerti oleh pembaca. Judul yang baik juga harus mencakup istilah kunci yang terkait dengan prosedur tersebut.

2. Menentukan Tujuan

Tujuan adalah alasan mengapa prosedur tersebut harus dilakukan. Tujuan harus terkait dengan masalah atau kebutuhan yang harus dipecahkan. Dalam tujuan juga harus dijelaskan manfaat dari prosedur tersebut bagi pembaca atau pengguna.

3. Alat dan Bahan

Bagian ini menjelaskan semua peralatan dan bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan prosedur tersebut. Sebaiknya dijelaskan dengan jelas dan detail agar pembaca bisa memahami alat dan bahan yang diperlukan. Bila perlu, bisa disertakan gambar atau ilustrasi untuk memudahkan pemahaman.

4. Langkah-langkah

Bagian ini adalah inti dari prosedur, yang menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan. Langkah-langkah harus dijelaskan secara terperinci, langkah demi langkah, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pembaca. Selain itu, prosedur juga harus disusun secara sistematis dan logis.

5. Penutup atau Kesimpulan

Bagian terakhir adalah penutup atau kesimpulan yang menyimpulkan hasil dari prosedur tersebut. Dalam bagian ini, bisa disertakan saran atau catatan yang perlu diingat untuk prosedur berikutnya. Bila perlu, bisa disertakan contoh hasil dari prosedur yang telah dilakukan.

Contoh Teks Prosedur

Judul: Cara Membuat Es Teh yang Enak dan Segar

Tujuan: Membuat minuman es teh yang enak dan segar untuk dinikmati di saat-saat santai.

Alat dan Bahan:

  • 2-3 sachet teh celup
  • 3-4 sendok makan gula pasir
  • 1 liter air matang
  • Es batu secukupnya
  • 1 buah jeruk nipis (opsional)

Langkah-langkah:

  1. Siapkan panci dan masukkan air matang ke dalamnya. Nyalakan kompor dengan api sedang dan tunggu hingga air mendidih.
  2. Setelah air mendidih, matikan kompor dan masukkan sachet teh ke dalam panci. Biarkan teh meresap selama 3-5 menit, atau sesuai selera.
  3. Setelah itu, tambahkan gula pasir ke dalam panci dan aduk rata hingga gula larut.
  4. Biarkan teh dingin selama beberapa saat.
  5. Siapkan gelas saji dan isi setengah bagian dengan es batu.
  6. Tuang teh yang telah didinginkan ke dalam gelas, dan tambahkan irisan jeruk nipis (opsional).
  7. Aduk rata, dan es teh siap disajikan.

Penutup atau Kesimpulan:

Itulah cara membuat es teh yang enak dan segar. Menambahkan irisan jeruk nipi ke dalam es teh dapat meningkatkan kesegaran dari es teh itu sendiri.

Nah sobat itulah pembahasan terlengkap tentang prosedur teks mulai dari pengertian, tujuan, struktur, ciri-ciri, jenis-jenis, cara membuat, dan contoh teks prosedur. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan membantu kamu dalam memahami teks prosedur. Cukup sekian, wassalamu’alaikum and Be Prepared!