Beda Kasur Springbed dan Kasur Busa dari Domi: Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangannya!
Beda Kasur Springbed dan Kasur Busa dari Domi
KakaKiky - Pernah bingung saat memilih antara kasur springbed atau kasur busa? Kamu tidak sendirian. Ini adalah dilema klasik bagi banyak orang yang sedang mencari kasur baru. Memilih kasur yang tepat itu penting banget, lho. Bukan cuma soal harga, tapi juga kenyamanan dan kesehatan tulang belakang kamu dalam jangka panjang.
{getToc} $title={Daftar Isi}
Kasur adalah investasi untuk kualitas
tidur yang lebih baik. Tidur yang nyenyak akan membuat tubuh lebih segar dan
siap beraktivitas. Nah, pertanyaannya, lebih baik mana antara kasur springbed atau kasur busa? Yuk, kita bedah tuntas perbedaan, kelebihan, dan
kekurangannya.
Apa Saja Perbedaan Kasur Springbed dan Kasur Busa?
Secara kasat mata, keduanya mungkin
terlihat sama. Namun, perbedaan utama terletak pada material penyusunnya. Kasur
springbed menggunakan pegas (per) baja sebagai penopang utama. Pegas ini
dilapisi busa dan kain di bagian atasnya. Desain ini bertujuan memberikan daya
pantul dan sirkulasi udara yang baik.
Sebaliknya, kasur busa seluruhnya
terbuat dari busa poliuretan. Ada berbagai jenis busa, mulai dari busa biasa
hingga memory foam dan busa lateks. Tanpa pegas, kasur busa terasa
lebih padat dan mampu mengikuti kontur tubuh dengan baik. Inilah yang membuat
kasur busa sering direkomendasikan untuk kamu yang punya masalah punggung.
Membedah Kelebihan dan Kekurangan Kasur Springbed
1. Kelebihan Kasur Springbed
- Daya Tahan dan Kekuatan: Rangka pegas baja membuat kasur
springbed sangat kokoh dan tahan lama. Rata-rata, kasur ini bisa bertahan
hingga 10 tahun atau lebih jika dirawat dengan benar.
- Dukungan Punggung Optimal: Pegas yang responsif mampu menopang
berat tubuh dengan merata, sehingga tulang belakang tetap lurus dan mengurangi
risiko sakit punggung.
- Sirkulasi Udara yang Baik: Adanya rongga di antara pegas membuat
sirkulasi udara lebih lancar. Ini membantu kasur tetap sejuk, cocok buat kamu
yang gampang kegerahan saat tidur.
2. Kekurangan Kasur Springbed
- Bobot yang Berat: Karena ada pegas baja, kasur ini jadi
jauh lebih berat dan sulit dipindahkan atau dibersihkan.
- Harga Relatif Lebih Mahal: Dibandingkan kasur busa biasa, kasur
springbed umumnya punya harga yang lebih tinggi.
- Risiko Pegas Rusak: Jika sudah tua, pegas bisa melemah atau
bahkan berbunyi saat kamu bergerak, mengurangi kenyamanan tidur.
Kelebihan dan Kekurangan Kasur Busa
1. Kelebihan Kasur Busa
- Harga Lebih Terjangkau: Ini adalah pilihan ekonomis, terutama
untuk kasur busa biasa. Cocok buat kamu yang memiliki budget
terbatas.
- Bobot Lebih Ringan: Karena tidak ada pegas, kasur busa
lebih mudah dipindah-pindah. Fleksibel, kan?
- Mengikuti Kontur Tubuh: Kasur busa, terutama jenis memory
foam, bisa mengikuti lekuk tubuh dengan sangat baik. Ini memberikan sensasi
tidur yang memeluk dan mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu.
2. Kekurangan Kasur Busa
- Kurang Responsif: Kasur busa tidak memiliki daya pantul
secepat kasur springbed, sehingga kamu mungkin akan merasa
"tenggelam" saat berbaring.
- Potensi Panas: Busa cenderung menyerap panas tubuh,
membuat sirkulasi udara kurang lancar. Ini bisa membuatmu merasa lebih gerah
saat tidur.
- Umur Pakai: Dibandingkan springbed, kasur busa
memiliki umur pakai yang lebih pendek, biasanya sekitar 5–8 tahun, karena busa
bisa kempes seiring waktu.
Rekomendasi Kasur dari Domi: Pilihan untuk Tidur Nyenyakmu
Setelah tahu perbedaan dan kelebihan
masing-masing, sekarang saatnya melihat rekomendasi kasur terbaik dari Domi.
1. Pilihan Kasur Springbed Domi
- Domi Cloud: Kasur ini didesain untuk kenyamanan
maksimal dengan sensasi seperti tidur di awan. Menggunakan teknologi pegas
berkualitas tinggi yang memberikan dukungan optimal.
- Domi Air Pocket: Pegasnya dilapisi kain satu per
satu (pocket spring), sehingga gerakan di satu sisi tidak akan
mengganggu pasangan. Sempurna untuk kamu dan pasangan.
- Domi Bliss: Kombinasi antara pegas yang kokoh dan
lapisan busa lembut di bagian atas, menghasilkan keseimbangan antara topangan
dan keempukan.
- Domi Studio Mattress: Kasur multifungsi yang cocok untuk
apartemen atau kamar dengan ruang terbatas. Desainnya ringkas, namun kualitas
tidurnya tidak perlu diragukan.
2. Pilihan Kasur Busa Domi
- Domi Air Foam: Dibuat dari busa dengan kepadatan
tinggi yang memberikan topangan solid dan tidak mudah kempes.
- Domi Dual Comfort: Pilihan ini menawarkan dua tingkat
kekerasan dalam satu kasur, lembut di satu sisi dan firm di sisi lainnya. Kamu
bisa memilih sesuai preferensi.
- Domi Latex Silkpur: Kasur ini terbuat dari busa lateks
alami yang sangat baik untuk sirkulasi udara. Selain itu, lateks bersifat
hipoalergenik, cocok untuk kamu yang punya alergi.
Kesimpulan: Mana yang Paling Tepat?
Jadi, mana yang lebih baik? Jawabannya
kembali pada kebutuhan dan preferensi pribadi kamu.
Pilih kasur springbed jika
kamu mencari daya topang yang solid, sirkulasi udara yang baik, dan durabilitas
tinggi. Pilihan ini cocok untuk kamu yang sering tidur telentang atau memiliki
masalah postur.
Pilih kasur busa jika kamu
mencari harga yang lebih terjangkau, kasur yang ringan, dan sensasi tidur yang
memeluk tubuh. Pilihan ini pas untuk kamu yang suka tidur miring dan
membutuhkan pelepasan tekanan di pundak dan pinggul.
Kuncinya adalah mencoba dan merasakannya
sendiri. Ingat, tidur yang berkualitas adalah investasi untuk hidup yang lebih
sehat dan produktif.