Rencana Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Yang Wajib Diketahui

rencana kesiapsiagaan bencana
Rencana Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

KakaKiky - Pada postingan ini Kiky akan membahas tentang Rencana Kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana. Rencana ini sangat dibutuhkan agar jika terjadi bencana alam kita sudah siap untuk menghadapi dampak yang ditimbulkan.

Kesiapsiagaan

Dalam menghadapi ancaman bencana, kesiapsiagaan menjadi kunci keselamatan Anda. Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

BNPB menetapkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional dan mengharapkan partisipasi Anda dan semua pihak untuk melakukan latihan kesiapsiagaan.

Upaya Penting Untuk Kesiapsiagaan

Banyak upaya kesiapsiagaan bermanfaat dalam berbagai situasi bencana. Beberapa upaya penting untuk kesiapsiagaan adalah:

  1. Memahami bahaya di sekitar Anda
  2. Memahami sistem peringatan dini setempat.
  3. Mengetahui rute evakuasi dan rencana pengungsian.
  4. Memiliki keterampilan untuk mengevaluasi situasi secara cepat dan mengambil inisiatif tindakan untuk melindungi diri.
  5. Memiliki rencana antisipasi bencana untuk keluarga dan mempraktekkan rencana tersebut dengan latihan.
  6. Mengurangi dampak bahaya melalui latihan mitigasi.
  7. Melibatkan diri dengan berpartisipasi dalam pelatihan.

Rencana Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

Bencana sering terjadi tanpa peringatan sehingga Anda membutuhkan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapinya. Salah satu kebutuhan yang diperlukan untuk menghadapi bencana adalah rencana kesiapsiagaan

Tiga upaya utama dalam menyusun rencana kesiapsiagaan menghadapi bencana

1. Miliki sebuah rencana darurat keluarga, di mana rencana ini mencakup beberapa hal sebagai berikut:

  • Analisis ancaman di sekitar.
  • Identifikasi titik kumpul.
  • Nomor kontak penting.
  • Ketahui rute evakuasi.
  • Identifikasi lokasi untuk mematikan air, gas dan listrik.
  • Identifikasi titik aman di dalam bangunan atau rumah.
  • Identifikasi anggota keluarga yang rentan (anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas).

2. Menyimpan 10 benda yang akan dibutuhkan saat bencana, yaitu:

  • Air minum untuk 3 – 10 hari.
  • Makanan untuk 3 – 10 hari.
  • Obat P3K.
  • Obat – obatan pribadi.
  • Lampu senter (dan ekstra baterai).
  • Radio (dan ekstra baterai).
  • Pembersih higienis (tisu basah, hand sanitizer, perlengkapan mandi).
  • Sejumlah uang dan dokumen penting (sertifikat kelahiran, sertifikat tanah/rumah, ijazah, dokumen asuransi, surat kepemilikan asset).
  • Pakaian, jaket dan sepatu.
  • Peralatan (peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, masker, pelindung kepala).

3. Menyimak informasi dari berbagai media, seperti radio, televisi, media online, maupun sumber lain yang resmi. Anda dapat memperoleh informasi resmi terhadap penanganan darurat dari BPBD, BNPB, dan kementerian/lembaga terkait. Apabila sudah terbentuk posko, informasi lanjutan akan diberikan oleh posko setempat.

Daftar Upaya Perlindungan Yang Perlu Dikenali

Berikut ini beberapa daftar untuk melihat upaya perlindungan yang perlu Anda kenali.

  • Kaji situasi. Identifikasi tipe bencana dan kondisi sekitar Anda.
  • Putuskan untuk tinggal atau berpindah tempat. Dalam beberapa situasi, Anda mungkin harus tetap diam dan di situasi lain Anda harus berpindah tempat.
  • Tinggal atau berpindah tempat adalah keputusan penting dalam bencana. Apabila Anda tidak dalam kondisi bahaya, Anda harus tetap tinggal dan berupaya untuk mendapatkan informasi situasi terkini.
  • Apabila Anda harus berpindah, buatlah keputusan secara cepat.
  • Sangat penting untuk mendengarkan pemerintah setempat ketika ada instruksi.
  • Cari air bersih dan pastikan untuk dapat bernafas. Apa pun jenis bencana, udara yang baik merupakan kebutuhan yang penting.
  • Upayakan lindungi diri Anda dan cari udara bersih mungkin dengan menutup mulut dengan kain atau masker.
  • Lindungi diri Anda dari reruntuhan dan beri sinyal kepada penolong. Apabila Anda berada di reruntuhan, cari celah untuk bernafas. Lempar sesuatu atau tiup peluit untuk pertolongan.
  • Upayakan untuk membuat suara dengan benda sekitar Anda.
  • Pastikan higienitas, penting untuk memastikan air yang layak minum dan sanitasi.

Nah sobat itulah pembahasan tentang Rencana kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang harus kamu ketahui. Semoga pelajaran ini dapat bermanfaat bagi kamu agar selalu siap siaga dan waspada menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi. Cukup sekian, wassalamu’alaikum and Be Prepared!

Sumber: Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana Oleh BNPB