Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Mikroorganisme Dan Antibiotik Yang Diproduksi

macam jenis mikroorganisme yang dapat menghasilkan antibiotik

KakaKiky - Salah satu jenis mikroorganisme yang paling kita kenal adalah bakteri. Namun, tahukah kamu kalau mikroorganisme itu bukan hanya bakteri saja. Ada beberapa jenis mikroorganisme lainnya yang bahkan dapat memproduksi antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi oleh bakteri.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari tentang pengertian mikroorganisme, macam jenis mikroorganisme, serta mikroorganisme yang dapat menghasilkan antibiotik yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Apa itu mikroorganisme?

Mikroorganisme atau biasa disebut mikroba merupakan organisme yang berukuran sangat kecil sehingga hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop. Karena hanya dapat diamati menggunakan mikroskop, maka mikroorganisme ini juga disebut sebagai organisme mikroskopik.

Apa ilmu yang mempelajari mikroorganisme?

Mikrobiologi adalah sebuah cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari tentang mikroorganisme. Objek kajiannya adalah semua makhluk hidup yang perlu dilihat menggunakan mikroskop, seperti bakteri, fungi, alga mikroskopik, archaea, dan protozoa. Meskipun tidak sepenuhnya dianggap sebagai makhluk hidup, virus juga sering dimasukkan ke dalam objek kajian dari cabang ilmu mikrobiologi.

Macam jenis mikroorganisme

Mikroorganisme terbagi lagi ke dalam beberapa jenis diantaranya yaitu bakteri, virus, jamur (fungi), ganggang (alga mikroskopis), protozoa, dan Archaea. Berikut penjelasan dari masing-masing mikroorganisme tersebut.

1. Bakteri

Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal (uniseluler) dan tidak memiliki membran inti sel (bersifat prokariotik). Bakteri ada yang bersifat jahat dan baik, namun kebanyakan bakteri tidak berbahaya bagi manusia.

bakteri adalah salah satu jenis mikroorganisme

Banyak bakteri hidup di dalam tubuh manusia untuk menunjang kesehatan. Misalkan bakteri asam laktat di usus yang membantu tubuh untuk mencerna makanan. Ada pula bakteri yang membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan kuman. Bakteri juga digunakan dalam proses pembuatan makanan seperti keju dan yoghurt.

2. Virus

Virus adalah organisme terkecil yang bersifat parasit dan bisa menimbulkan penyakit dengan menginfeksi manusia, hewan, tumbuhan, jamur, dan bahkan bakteri. Virus tersusun atas bagian yang berisi DNA atau RNA, virion, kapsid, dan ekor. Ukuran virus lebih kecil dari bakteri yaitu 20-300 nm.

coronavirus adalah salah satu contoh mikroorganisme berjenis virus

Sebagian virus tidak menyebabkan inveksi penyakit yang berbahaya, misalkan seperti pilek ringan. Namun, virus juga tentu ada yang sangat berbahaya dan menyebabkan penyakit serius seperti AIDS. Virus menginfeksi dengan cara menyerang sel sehat untuk berkembang, dan dia tidak dapat hidup tanpa adanya sel inang.

3. Jamur (Fungi)

Jamur adalah organisme kecil yang umumnya mikroskopis dan bersifat eukariotik. Jamur menghasilkan spora dan tidak mempunyai klorofil. Jamur dapat menyebabkan penyakit seperti infeksi kuku, radang paru-paru, selaput lendir di mulut atau organ reproduksi. Jamur juga bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

4. Ganggang (alga mikroskopis)

Ganggang atau alga mikroskopis adalah organisme tumbuhan yang berukuran sangat kecil dan hidup melayang atau mengapung di dalam air serta memiliki kemampuan gerak yang terbatas. Bentuknya ada berbagai macam seperti pita, lempengan, bola, dan ada yang bergabung membentuk koloni.

5. Protozoa

Protozoa adalah protista yang menyerupai hewan, bersel satu (uniseluler) dan hidup sendiri atau dalam bentuk kelompok. Tiap protozoa merupakan kesatuan yang lengkap, baik dalam susunan maupun fungsinya. Berbeda dengan alga mikroskopis, protozoa mampu bergerak secara bebas dan aktif.

6. Archaea

Arkea atau Archaea adalah domain mikroorganisme bersel satu (uniseluler). Arkea tergolong prokariotik karena tidak memiliki inti sel dan organel. Archaea bisa ditemukan di banyak tempat seperti air, tanah, dan saluran pencernaan manusia.

Jenis mikroorganisme yang menghasilkan antibiotik

jenis-jenis mikroorganisme yang dapat menghasilkan antibiotik

Antibiotik adalah jenis obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Beberapa jenis antibiotik juga digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri pada kondisi tertentu. Antibiotik tidak dapat digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus, contohnya seperti flu. Berikut adalah beberapa mikroorganisme yang dapat menghasilkan antibiotik:

  • Penicillium notatum menghasilkan antibiotik penisilin
  • Penicillium chrysogenum menghasilkan antibiotik  penisilin
  • Cephalosporium (fungsi) menghasilkan antibiotik  Sefalosporium
  • Streptomyces gruceus menghasilkan antibiotik  Streptomisin
  • Streptomyces venecuelae menghasilkan antibiotik Kloromisetin
  • Streptomyces aureofaciens menghasilkan antibiotik  Kloromfemikol
  • Sterpomyces fradial menghasilkan antibiotik  Teraksiklin
  • Sterptomyces rimosus menghasilkan antibiotik  Neuromisin dan Teramisin

Kesimpulan

Mikroorganisme merupakan makhluk hidup yang sangat kecil dan hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop. Ada banyak jenis mikroorganisme dan beberapa diantaranya dapat menghasilkan antibiotik yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Nah sobat, itulah penjelasan lengkap tentang pengertian mikroorganisme, jenisnya, dan yang dapat menghasilkan antibiotik. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang membaca. Cukup sekian, wassalamu’alaikum and Be Prepared!

Posting Komentar untuk "Jenis Mikroorganisme Dan Antibiotik Yang Diproduksi"