Kata Baku Adhesi Atau Adesi Mana yang Benar?

kata baku adhesi atau adesi mana yang benar

KakaKiky - Dalam dunia ilmiah, terutama dalam bidang kimia dan fisika, seringkali kita menghadapi istilah yang mungkin membingungkan terkait ejaan yang benar. Salah satunya adalah antara "adhesi" dan "adesi". Pertanyaannya adalah, mana kata yang baku dan benar antara “adhesi” dan “adesi” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Berikut ini pembahasan selengkapnya.

Kata Baku Adhesi atau Adesi Mana yang Benar?

Penulisan kata yang baku dan benar menurut KBBI adalah “Adhesi” bukan “Adesi”. Untuk mengetahui mana kata yang baku dan benar, kita dapat merujuk langsung kepada KBBI yang menjadi otoritas resmi dalam menentukan kaidah bahasa Indonesia.

arti kata adhesi berdasarkan kbbi

Menurut KBBI, kata "adhesi" diartikan sebagai sifat atau daya lekat, misalnya daya lekat antara dua zat berbeda jenis. Ini adalah istilah yang diakui dan diterima dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks kimia dan fisika.

Sementara untuk kata "adesi", istilah ini tidak ditemukan dalam KBBI. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata "adesi" tidak lazim dan tidak diakui sebagai kata yang baku dalam bahasa Indonesia.

Apa Itu Adhesi?

Adhesi adalah sifat atau fenomena fisik yang terjadi ketika dua bahan yang berbeda menempel satu sama lain, karena adanya daya tarik antara dua permukaan yang berbeda, yang memungkinkan mereka untuk saling melekat tanpa memerlukan ikatan kimia yang kuat. Adhesi terjadi karena adanya gaya-gaya antarmolekul, seperti gaya van der Waals, gaya elektrostatik, dan gaya dispersi.

Dalam konteks kimia, adhesi sering kali diamati pada proses perekatan dua bahan yang berbeda, seperti ketika kita menggunakan perekat atau lem untuk mengikat dua permukaan bersama-sama. Contohnya adalah ketika kita menempelkan label pada botol kaca atau saat kita menggunakan selotip untuk menempelkan kertas pada permukaan lain.

Contoh Pengunaan Kata Adhesi Dalam Kalimat

Berikut ini 5 contoh penggunaan kata Adhesi dalam sebuah kalimat:

  1. Lem memiliki sifat adhesi yang kuat, sehingga mampu menempelkan berbagai jenis permukaan dengan baik.
  2. Adhesi antara lapisan cat dan permukaan dinding sangat penting untuk memastikan penampilan yang mulus dan tahan lama.
  3. Selotip adalah contoh sederhana dari bahan dengan adhesi yang dapat digunakan untuk menempelkan kertas atau benda-benda ringan lainnya.
  4. Perekat gigi yang baik harus memiliki adhesi yang cukup kuat untuk menahan tekanan saat mengunyah makanan.
  5. Pada aplikasi medis, adhesi antara perangkat medis dan kulit pasien harus dijaga dengan baik agar tidak terjadi pergeseran atau penyalahgunaan perangkat.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis terhadap KBBI, dapat disimpulkan bahwa kata yang baku dan benar untuk merujuk kepada sifat daya rekat atau daya lekat adalah "adhesi". Penggunaan istilah "adesi" tidak ditemukan dalam kamus tersebut dan tidak diakui sebagai kata yang baku dalam bahasa Indonesia.

Sebagai penutup, penting untuk menggunakan istilah yang tepat dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku dalam konteks ilmiah maupun non-ilmiah. Dengan memperhatikan ejaan yang benar, kita dapat memastikan kejelasan dan keakuratan dalam berkomunikasi, terutama dalam dunia ilmiah yang membutuhkan ketelitian dan kejelasan dalam penyampaian informasi.

Kamu dapat mengunjungi halaman kamus kata baku bahasa Indonesia yang telah disediakan oleh KakaKiky, agar kamu dapat lebih mengetahui mana penggunaan kata yang baku dan tidak baku.

2 komentar untuk "Kata Baku Adhesi Atau Adesi Mana yang Benar?"

Comment Author Avatar
Asyik belajar kimia lagi. Materi Adhesi Kohesi emang menyenangkan pas jaman sekolah. Jadi pengen sekolah lagi gak sih.
Comment Author Avatar
Saya kurang familiar dengan kata adhesi, Mas. Mungkin karena jarang saya gunakan dalam menulis. Dan memang, banyak kata yang biasa digunakan karena dari ucapan sehari-hari. Misalnya orang sudah biasa menyebut hutang dan musholla. Padahal yang baku utang dan musala.